Waspada Kejahatan Siber, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kehati-hatian
Seiring meningkatnya penggunaan layanan digital, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin marak terjadi. Modus penipuan melalui pesan singkat, media sosial, telepon, hingga tautan palsu kerap digunakan pelaku untuk memperoleh data pribadi maupun informasi perbankan korban.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari kejahatan siber antara lain:
- Selalu menjaga kerahasiaan PIN, password, dan kode OTP.
- Memastikan alamat situs atau aplikasi yang digunakan merupakan situs resmi.
- Tidak mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal.
- Menggunakan kata sandi yang kuat dan menggantinya secara berkala.
- Mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti verifikasi dua langkah.
- Tidak mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal.
- Menggunakan kata sandi yang kuat dan menggantinya secara berkala.
- Mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti verifikasi dua langkah.
Segera menghubungi pihak bank atau lembaga terkait apabila menemukan aktivitas mencurigakan pada rekening atau akun digital.
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital, diharapkan risiko menjadi korban kejahatan siber dapat diminimalkan. Mari bersama-sama menjaga keamanan data pribadi dan menggunakan layanan digital secara bijak agar transaksi tetap aman, nyaman, dan terpercaya.
Perlu diingat bahwa bank atau lembaga keuangan tidak pernah meminta informasi tersebut melalui telepon, pesan singkat, maupun media sosial.